Bordir Kaos Gereja Santo Andreas Kedoya Jakarta, Simbol Identitas yang penuh Makna

Kaos komunitas menjadi kebutuhan penting untuk menunjukkan identitas kelompok agar lebih mudah dikenali dan dibedakan dari komunitas lainnya.  Untuk kebutuhan kaos komunitas formal maupun informal diperlukan kaos yang berkualitas agar tampilannya menarik dan juga nyaman untuk berbagai kegiatan.  Seperti pada bordir kaos komunitas formal Gereja Santo Andreas Kedoya Jakarta yang kami produksi berikut ini.

Gereja Santo Andreas Kedoya Jakarta adalah Gereja Katolik yang terletak di Kelurahan Kedoya Utara, Kecamatan Kebon Jeruk, Jakarta Barat. Pembangunan kompleks gereja diawali dengan pembentukan panitia pembangunan gereja pada tahun 1987.  Sementara peletakan batu pertama pembangunan gedung dan kompleks gereja dilakukan pada tanggal 13 Juni tahun 1993.  Selanjutnya gereja ini diresmikan pada tanggal 6 November 1994 oleh Walikota Jakarta Barat, Drs. Sutardjianto.

Beberapa kegiatan rutin seperti Misa Lingkungan, Pendalaman Iman, Rosario, dll berjalan dengan baik dan lancar.  Sementara kegiatan-kegiatan khusus yang meliputi HUT Lingkungan, rekreasi bersama/ziarah, aktivitas menjelang natal, dll cukup mendapatkan perhatian.  Gereja ini mengusahakan umat yang mandiri dalam bidang finasial, liturgis dan manajemen.  Missioner dalam arti berani tampil dan percaya diri sebagai umat Katolik, berdaya pikat dan juga berdaya tahan.

Untuk keperluan kaos komunitas Gereja Santo Andreas Kedoya, kami telah memproduksi polo shirt warna merah yang keren dan berkualitas.  Kaos model polo bisa menjadi pilihan yang tepat untuk kaos komunitas karena jenis kaos ini cocok dan pas digunakan dalam berbagai kesempatan.  Polo shirt juga nyaman dikenakan dalam berbagai aktivitas dengan tampilan yang lebih keren dan sporty.

Pada kaos komunitas ini kami menggunakan bahan cotton pique yang berkualitas dengan warna merah yang keren.  Jenis bahan ini memang banyak direkomendasikan untuk pembuatan polos shirt karena memiliki tekstur kain yang lembut, adem dan nyaman.  Dengan komposisi bahan yang lebih banyak mengandung katun, polo shirt berbahan cottn pique mampu menyerap keringat dengan baik.

Salah satu ciri polo shirt adalah kombinasi kancing dan kerah yang membuatnya berbeda dengan kaos oblong.  Penggunaan bahan cotton pique yang berpori juga menjadi ciri tersendiri yang lazim digunakan untuk pembuatan polo shirt.  Jenis bahan ini sangat sesuai untuk pembuatan kaos formal karena tampilannya terlihat lebih rapi dan berkelas.

Dengan model polo shirt, seseorang bisa lebih menampilkan sisi formal dan profesionalnya dengan baik. Tidak mengherankan jika jenis polo shirt banyak digunakan untuk keperluan seragam kerja, komunitas dan juga aktivitas lainnya dalam konsep yang lebih formal.

Secara keseluruhan, tampilan kaos komunitas Gereja Santo Andreas Kedoya ini terlihat sangat menarik, dengan pemilihan warna merah yang dinamis.  Warna merah juga identik dengan semangat dan energi sehingga diharapkan mampu memberikan energi positif dalam setiap kegiatan komunitas.  Sementara identintas gereja dan komunitas yang tergabung di dalamnya terlihat sangat jelas dan informatif dengan kombinasi warna putih yang cukup kontras.

Design identitas tersebut diaplikasikan dengan teknik bordir yang berkualitas.  Hasilnya, design gambar dan tulisan terlihat lebih rapi, kuat dan pastinya menarik.  Logo atau simbol yang tertera pada design memiliki makna yang cukup mendalam sehingga diharapkan mampu memberikan suri tauladan bagi seluruh anggota komunitas Gereja Santo Andreas Kedoya.  Dengan identitas ini, anggota komunitas Gereja Santo Andreas Kedoya menjadi lebih mudah untuk dikenali.

Sumber: http://bordirkaosandalas.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.